Direktorat Pengembangan Pendidikan Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan Penarikan Mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) USU Semester Genap T.A. 2025/2026 di Kantor Bupati Kabupaten Langkat pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya pelaksanaan program KKN-T yang telah berlangsung sejak 22 Mei hingga 16 Juli 2026 di Kabupaten Langkat.
Kegiatan penarikan dihadiri oleh Direktur Direktorat Pengembangan Pendidikan USU, Prof. Dr. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si., Sekretaris Direktorat Pengembangan Pendidikan USU, Prof. Ir. Maya Sarah, S.T., M.T., Ph.D., IPM., Koordinator Program KKN-T, Ismayadi, S.Kep., Ns., M.Kes., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Langkat, Drs. H. Rudi Kinandung, M.AP., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Ilhamsyah Bangun, S.T., Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Langkat, M. Nawawi, S.STP., M.S.P., para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta mahasiswa peserta program KKN-T USU Semester Genap T.A. 2025/2026.
Program KKN-T USU merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan dalam mendukung pembangunan di tengah masyarakat. Selama pelaksanaan program, mahasiswa berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi wilayah.
Melalui kegiatan penarikan ini, Direktorat Pengembangan Pendidikan USU menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Langkat atas dukungan, kerja sama, serta fasilitasi yang telah diberikan selama pelaksanaan. Sinergi yang terjalin antara Universitas Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Langkat diharapkan dapat terus berlanjut dalam mendukung pelaksanaan program-program pengabdian kepada masyarakat pada masa mendatang.
Berakhirnya pelaksanaan program KKN-T USU di Kabupaten Langkat diharapkan tidak hanya menjadi penutup rangkaian kegiatan mahasiswa di lokasi penugasan, tetapi juga menjadi awal dari keberlanjutan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.