Yayasan Budaya Hijau Indonesia telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dengan menyumbangkan 2.000 bibit tanaman produktif secara gratis kepada Universitas Sumatera Utara (USU). Bibit tersebut akan digunakan dalam program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan lestari.
Dalam rapat koordinasi ini, Bapak HM Surya Yusuf, S.E., M.S., selaku Ketua Umum Yayasan Budaya Hijau Indonesia dan Founder & Foundation Supervisor Relawan Dunia Eco Enzyme sepakat bahwa Yayasan Budaya Hijau Indonesia akan memberikan pembekalan kepada mahasiswa tentang teknik menanam pohon dan pengelolaan lingkungan, termasuk pembuatan eco enzyme dari limbah organik seperti kulit buah. Eco enzyme ini merupakan pupuk alami yang ramah lingkungan dan memiliki potensi besar untuk mendukung pertanian berkelanjutan.
Salah satu inovasi yang juga menjadi fokus dalam kerja sama ini adalah pengembangan "Republik Alpukat," sebuah program yang memanfaatkan potensi lahan di USU untuk penanaman alpukat premium. Selain itu, Yayasan Budaya Hijau Indonesia dan USU juga merencanakan penanaman pohon aren di kawasan hutan sebagai bagian dari program KKN-T. Tanaman aren dipilih karena memiliki manfaat ekologis, terutama dalam menjaga sumber air, karena tanaman aren mengandung air.
Namun, beberapa tantangan masih dihadapi, terutama dalam penyediaan bahan-bahan untuk pembuatan eco enzyme. Misalnya, diperlukan tong besar untuk proses pengolahan, yang membutuhkan dukungan dana tambahan. Selain itu, kendala lainnya adalah aturan yang tidak memperbolehkan penjualan produk eco enzyme.
Fakultas-fakultas di USU juga didorong untuk berpartisipasi aktif dalam kerja sama ini, mengingat program ini dapat membantu pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 6, yaitu kolaborasi dan kerja sama. Fakultas Pertanian, misalnya, diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan penanaman pohon selama pelaksanaan KKN-T.
Dengan evaluasi terhadap pelaksanaan program serupa di masa lalu, Yayasan Budaya Hijau Indonesia dan USU optimis dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan melalui kolaborasi ini. Harapannya, program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada mahasiswa, tetapi juga menciptakan perubahan nyata bagi lingkungan sekitar.