Ribuan Peserta Ikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer SMM USU Tahun 2026
Rapat Koordinasi Satuan Kerja Digelar untuk Mendukung Pencapaian Target IKP dan IKU USU 2026–2031
140 Mahasiswa USU Siap Jalankan KKN-T Kampus Berdampak di Langkat
24 Februari 2025
Anggun Saraswati S.Ikom
Universitas Sumatera Utara (USU) mengadakan kegiatan Sosialisasi Sustainable Development Goals (SDGs) dengan tema "Empowering Change Through Universities: Enhancing Awareness and Knowledge on Sustainable Development Goals (SDGs) to Drive Global Impact" di Digital Learning Center Building USU pada 18–19 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan melalui sivitas akademika guna memberikan dampak global.
Prof. Rikson Asman Fertiles Siburian, S.Si., M.Si., Ph.D., selaku Manager Internasionalisasi Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global, memberikan kata sambutan pada acara sosialisasi. "Pentingnya Sustainable Development Goals (SDGs) untuk masa depan yang lebih baik, karena akan memberikan dampak besar ke depannya bagi anak serta cucu kita kelak," ujar Prof. Rikson.
Salah satu narasumber yang diundang dalam acara tersebut adalah Dr. Wahyu Ario Pratomo, S.E., M.Ec., selaku Sekretaris Badan Evaluasi Program Prioritas. Beliau memaparkan pentingnya kolaborasi empat platform dalam pelaksanaan SDGs, yaitu pemerintah dan parlemen, akademisi dan pakar, filantropi dan pelaku usaha, serta ormas dan media. Beliau juga menjelaskan tentang SDGs dalam perangkingan Perguruan Tinggi Global, di mana USU menempati peringkat ke-8 dari 45 universitas di Indonesia yang terdaftar di THE (Times Higher Education) dan berada pada peringkat 601–800 di dunia.
Dalam sesi diskusi, salah satu mahasiswa dari Fakultas Teknik Lingkungan USU, Fauziah Khairunnisa, menjelaskan bahwa USU sedang mempersiapkan Circularity Center di TPS Pintu Empat USU untuk mengelola sampah secara terintegrasi. Ia berharap sosialisasi ini dapat menginspirasi mahasiswa untuk lebih peduli dan berkontribusi dalam implementasi SDGs.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, memperkuat komitmen, dan mendorong aksi nyata bagi sivitas akademika dalam mendukung pencapaian SDGs.